Cari Artikel

Efektivitas Pemeriksaan Voluntary Conseling And Testing (VCT) Terhadap Pengendalian Penularan HIV/Aids di Kabupaten Batang


Info Artikel

Tempat Penelitian :
Kabupaten Batang

Tahun Penelitian :
2017

Abstrak

SARI
Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquiared Immune Deficiency Syndrome(AIDS) adalah salah satu permasalahan kesehatan yang menyebabkan tingginya angka kematian di Indonesia, terutama di Jawa Tengah. Kabupaten Batang menempati peringkat 2 penyandang HIV/AIDS terbanyak di Jawa Tengah. Salah satu upaya pencegahan dan deteksi dini untuk mengetahui status seseorang sudah terinfeksi HIV atau belum yaitu melaluikonseling dan testing sukarela yang lebih dikenal dengan Voluntary Counselling and Testing (VCT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan VCT terhadap pengendalian penularan HIV/AIDS di Kabupaten Batang. Selain itu juga untuk mengetahui manfaat dan cara pengendalian penularan HIV/AIDS di Kabupaten Batang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif-kuantitatif. Dilakukan analisa dan interpretasi tentang arti data tersebut. Dengan metode deskriptif dapat diwujudkan sebagai usaha memecahkan masalah. Penentuan tingkat keefektivitasan VCT ini dapat dilihat dari hasil wawancara pada petugas konseling, lembaga yang mendampingi penderita dan peserta yang dilakukan VCT. Hasil wawancara dengan salah peserta VCT yang juga penderita HIV/AIDS mengatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan layanan yang disebut VCT karena setelah diberikan klien dapat mengetahui bagaimana cara agar HIV yang dideritanya tidak menular pada anak-anaknya. Salah satuinforman setelah beberapa kali mengikuti konseling, klien dapat melakukan sosialisasi pada penderita HIV/AIDS lainnya. Klien juga bangga karena dapat lolos dari penyakit yang dideritanya dan dapat menjadi motivator pada penderita lainnya.

ABSTRACT
Human Immunodeficiency Virus (HIV) and Acquiared Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is one of the health problems that caused high number of deaths in Indonesia, especially in Central Java. Batang ranks second as people living with HIV / AIDS in Central Java. One of prevention and early detection to find out the status of a person has been infected with HIV or not is through counseling and testing of HIV / AIDS voluntary better known as the Voluntary Counselling and Testing (VCT). This study aims to determine the effectiveness of the use of VCT on the control of HIV/AIDS in Batang. It is also to know the benefits and how to control the spread of HIV/AIDS in Batang. The method used in this research is descriptive method with qualitative-quantitative approach. Analysis and interpretation of the meaning of the data. With descriptive methods can be realized as an attempt to solve the problem. Determining the level of VCT effectiveness can be seen from the interview at the clerk counseling, accompanying patients and those who do VCT. The interview with one of the participants VCT are also people with HIV/AIDS said that they greatly assisted by a service called Voluntary Counseling and Testing for having supplied VCT clients can find out how to order the sustained HIV is not transmitted to their children. One informant after some counseling, clients can perform socialization in patients with HIV/AIDS. Clients are also proud to be able to escape the disease and can be a motivator tothe other patients.

Keyword

VCT, HIV, AIDS, Batang.

Lihat/Download

Baca - 261 | Download - 11

Peneliti/Penulis

Nama A'izatun, Cholisoh
Tempat, Tanggal Lahir -, 30 Aug 2017
Jenis Kelamin Perempuan
Alamat Universitas Diponegoro Semarang
Pekerjaan Mahasiswa
Nama Aryo Aji, Asmoro
Tempat, Tanggal Lahir -, 30 Aug 2017
Jenis Kelamin Laki-Laki
Alamat Universitas Diponegoro Semarang
Pekerjaan Mahasiswa
Nama Faiz Balya, Marwan
Tempat, Tanggal Lahir -, 30 Aug 2017
Jenis Kelamin Laki-Laki
Alamat Universitas Diponegoro Semarang
Pekerjaan Mahasiswa
Nama Novita, Anggraeny
Tempat, Tanggal Lahir -, 30 Aug 2017
Jenis Kelamin Laki-Laki
Alamat Universitas Diponegoro Semarang
Pekerjaan Mahasiswa