Cari Artikel

Peran Lokalisasi Dalam Meminimalisir Penularan HIV/Aids di Kabupaten Batang


Info Artikel

Tempat Penelitian :
Kabupaten Batang

Tahun Penelitian :
2017

Abstrak

SARI
Idealnya lokalisasi menyediakan pelayanan kesehatan bagi warganya. Seiring perkembangannya, lokalisasi terkadang datang tidak sebagai solusi, hanya sebagai tempat dimana pelakunya seperti dilegalkan. Akibatnya, kurangnya pengetahuan tentang HIV/AIDS akan membawanya pada tertular HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lokalisasi dan mengetahui langkah pemerintah dalam menanggulangi penularan HIV/AIDS.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di 7 lokalisasi. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa peran lokalisasi di antaranya petugas kesehatan lebih mudah untuk memberikan pelayanan kesehatan, mempermudah pendampingan ODHA, dan meminimalisir penularan HIV/AIDS dalam artian kasus HIV terdeteksi dini agar tidak sampai pada tahap AIDS. Langkah pemerintah daerah dalam menanggulangi penularan HIV/AIDS dengan cara pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, di antaranya cek kesehatan IMS dan HIV/AIDS, edukasi dan sosialisasi, penjangkauan dan pendampingan pada populasi kunci, pemberian obat gratis, rehabilitasi, dan pendampingan ODHA.
Saran, langkah pentahapan dengan mempersempit ruang gerak mulai dari pembersihan warung remang-remang yang terindikasi untuk prostitusi, penyatuan/penyempitan lokalisasi, pemberdayaan ekonomi bagi WTS dan warga sekitar lokalisasi, serta deportasi bagi penduduk yang berasal dari luar daerah Kabupaten Batang.

ABSTRACT
A Prostitution Localization ideally provides a regular health service to its prostitutes. As it grows, the localizations sometimes come not as a solution, but more just as a place where the prostitutes are likely legalized. As a result, the lack of knowledge about HIV/AIDS could lead the prostitutes to be infected by HIV/AIDS. This study aimed to find out the role of localization and to know the governmentís action to overcome the transmission of HIV/AIDS . The approach used in this study was qualitative approach. Where, the location of this study took place on 7 localizations. Here, there were some methods to obtain the data which were observation, interview, and documentation.
As the result of this study, it was found that the role of prostitution localization could be formed in some ways such as: making the health visitors to be easier to give the medical service, making easier to do the ODHA assistance, and minimizing the transmission of HIV/AIDS in the case of making the early detection before it get to the level of AIDS. Meanwhile, the local government actions in dealing with the transmission of HIV/AIDS were in the form of preventing and tackling such as providing IMS and HIV/AIDS regular check up, giving educations and socializations, reaching and assisting the key population, providing free medicine, rehabilitation and ODHA assistance.
This study suggests that some actions arranging in phases need to take by limiting the space of HIV/AIDS transmission, starting form cleaning up the dimly lit food stalls for-prostitute-indicated, uniting/narrowing the localizations, empowering the economic aspect of WTS (prostitutes) and people around the localization, and deporting the inhabitant who come from out of Batang Regency.

Keyword

Lokalisasi, Meminimalisir, HIV/AIDS

Lihat/Download

Baca - 289 | Download - 13

Peneliti/Penulis

Nama Renita Heni, Supyana
Tempat, Tanggal Lahir -, 28 Nov 2016
Jenis Kelamin Perempuan
Alamat Batang
Pekerjaan Mahasiswa
Nama Sigit, Prasetyo
Tempat, Tanggal Lahir Batang, 28 Nov 2016
Jenis Kelamin Laki-Laki
Alamat Batang
Pekerjaan Mahasiswa